Yap tokopedia, sebuah mall online yang di akhir tahun kemaren dapet suntikan dana sebesar US$ 100juta dari SEQUOIA.. Banyak banget pengalaman baru yang gue dapet hari ini. Sebelumnya gue mau cerita dulu tentang masa lalu :D
Update dulu ah kalo lagi di tokped :D
Tahun 2013 gue mau ikutan MYT, dan disitu gue dikasih sama orang manajemen kampus gue brosur lowongan kerja dari tokopedia. Itulah awal gue berkenalan dengan situs yang sering disebut tokped. Kemudian tahun 2014 gue berkesempatan magang di bukalapak, Disitu gue dapet jobdesk yang salah satunya berhubungan dengan tokopedia. Inilah awal mula gue buka toko online di tokopedia. Tapi awal2nya yang gue tau itu tokopedia adalah situs jual beli online yang menggunakan pihak ketiga yaitu tokopedia itu sendiri sebagai pengelola rekber dari semua transaksi yang ada dan juga murah plus bisa dapet harga grosiran. Jadi yang gue tau kalo transaksi di tokped In Shaa Allah aman selama mengikuti prosedur dari tokped itu sendiri.
Mas Ranu
(Business and Merchant Development Tokopedia)
Kembali ke hari ini, Penjelasan mengenai tokped diberikan oleh mas Ranu sebagai Business and Merchant Development Tokopedia. Disini gue mengenal lebih dalem lagi dengan situs jual beli online terbesar di Indonesia ini. Satu hal yang membuat gue kagum di awal adalah visi dari foundernya tokped "Membuat Indonesia Lebih Baik Lewat Internet". Visinya Indonesia men, visi negara, bangsa, dan yang dilakukannya buat tanah air tercinta ini.
Suasana ruang kerja tokopedia
Penjelasan mengenai jobdesk masing masing divisi
Di materi presentasi yang disampaikan, ada hal yang menarik perhatian gue, dan ini pertanyaan yang gue siapkan sebelum berangkat ke tokped, yauitu mengenai mendapatkan funding. Di salah satu slide yang ditampilkan ada satu kalimat dari Lucius Anneus Seneca, "Luck is when preparation meets opportunity". Dan ini yang gue maksud di judul diatas, "Semua akan indah pada waktunya".
Dan gue mengakui dan mengalami hal yang seperti ini, terkadang gue atau mungkin kita pengen sesuatu yang apa kita mau dan itu jauh dari kemampuan kita saat itu. Dan terkadang kita menuntut untuk tepat waktu tercapainya keinginan tersebut. Padahal kita lupa apakah kita sudah mempersiapkan dengan matang untuk mendapatkan hal tersebut. *Lha ini kok jadi kayak curhat *plakkk
Back to topic, Mas Ranu bilang "mungkin kalo tahun 2007 tokped dapet pendanaan, mungkin bakal engga tau mau diapain dana tersebut, dan pendanaan pertama didapatkan pada tahun 2009 ketika tokped sudah dipercaya beberapa seller atau merchant untuk bertransaksi, Dan akhirnya tokped mendapatkan pendanaan dari SEQUOIA sebesar US$ 100.000.000 atau setara 1,2 Milyar Rupiah di akhir tahun 2014".
Dari yang hanya dijalankan oleh 2 orang, Pak William Tanuwijaya dan Leontius Alpha bertepatan pada HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agusutus 2007, sekarang tokopedia memiliki 200 lebih nakama. Nakama ini sebutan buat karyawan di tokped yang berasal dari bahasa Jepang. Kalo teman teman yang demen One Piece pasti tahu tentang nakama. *OPLovers juga :v
Nakama berkebangsaan India
(Sir, betel nut in your country is derived from Indonesia and I export it)
Hanya bermodal tekad yang besar untuk negeri ini, tanpa dibarengi latar belakang bisnis sama sekali dan tidak ada pendanaan karena tidak ada yang percaya dengan potensi e-commerce di Indonesia, kedua founder tokped tetap menjalankan tokopedia dengan segala keterbatasan dan dijalankan dari rumah masing masing. Saat ini tokopedia menjelma menjadi sebuah situs atau lebih tepatnya mall online terbesar di Indonesia.
Kamu luar biasa!!!
Pesan gue kali ini, bervisi-lah yang besar, jangan dibatasi dengan nominal uang. Bagaimana kau mau membangun negeri-mu jika kau hanya sibuk memikirkan pundi-pundi uang yang kau kumpulkan, karena terlalu sempit dunia ini jika hanya dihitung dengan nominal uang.
Terima Kasih, Ganbatte Kudasai :D





Tidak ada komentar:
Posting Komentar